FAMOUS.ID - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan kasus penangkapan hacker yang meretas ratusan situs perusahaan swasta hingga pemerintahan Indonesia seperti situs polri. Kasus peretasan biasanya bertujuan untuk mengambil data-data tertentu yang dimiliki target. Tapi ada juga peretasan yang bertujuan menghancurkan data atau sistem tertentu sehingga dampaknya kerusakan digital. Selain di Indonesia, di negara-negara lain juga terdapat kasus peretasan yang cukup menghebohkan. Berikut ini Famous.ID rangkum 4 kasus peretasan situs yang menghebokan dunia!

1. Peretasan Sony Pictures Entertainment

Peretasan terhadap Sony Pictures Entertainment terjadi pada 24 November 2014. Hari itu para karyawan perusahaan perfilman itu menemukan kejutan aneh. Sebuah gambar tengkorak warna merah muncul di komputer-komputer mereka. Selain itu, muncul juga pesan bahwa ada rahasia perusahaan yang akan dibocorkan. Email perusahaan pun ditutup, akses VPN bahkan Wifi dipadamkan seiring tim admin IT mereka berusaha memerangi hacker tersebut.

2. Peretasan Bitcoin

Bitcoin adalah mata uang virtual yang hanya tersedia di dunia digital. Peretasan Bitcoin ini terjadi pada situs penjualan obat Silk Road 2.0 pada Februari 2014. Administrator situs tersebut mengumumkan bahwa sekitar 4.400 Bitcoins senilai 2,6 juta dollar AS habis diambil peretas. Namun, itu bukan satu-satunya peristiwa peretasan Bitcoin. Bulan berikutnya, muncul sebuah kabar tentang upaya peretasan Bitcoin untuk kedua kalinya. Pelakunya berhasil membajak sekitar 85 dompet virtual dan mengambil uang digital senilai 220 ribu dollar AS. Kasus peretasan bermotif Bitcoin tersebut semakin banyak terjadi seiring dengan diterimanya mata uang digital itu dalam transaksi keuangan saat ini.

3. Snappening

Snappening adalah sebutan untuk kasus peretasan aplikasi berbagi foto Snapchat. Total ada 13GB data, 98 ribu foto dan video milik pengguna Snapchat yang bocor ke publik. Semua foto itu disebarkan dalam forum 4chan, hingga akhirnya ada juga yang mengunggahnya ke layanan unduh peer-to-peer Pirate Bay.

4. Bocornya 56 Juta Kartu Kredit Pelanggan The Home Depot

Pada September 2014, perusahaan retail AS The Home Depot mengumumkan bahwa perusahaannya menjadi korban peretasan. Kejadian itu membuat 53 juta alamat email serta 56 juta informasi kartu kredit dan kartu debit pelanggan bocor. Peretas The Home Depot telah masuk ke dalam sistem komputer perusahaan sejak April. Dia masuk ke dalam komputer internal perusahaan dengan memanfaatkan informasi yang dicuri dari vendor pihak ketiga. Perusahaan baru mengetahui sistem keamanannya telah dijebol setelah lima bulan kemudian. (non/vrc)

REAKSI KAMU

EPIC
3
PECAH
1
SO SWEET
0
NICE TRY
0
HIKS
3
`