FAMOUS.ID - Kemajuan peradaban yang nggak merata di daerah tertentu, membuat wilayah lain masih gelap atau primitif. Bahkan sampai hari ini, masih ada suku-suku primitif yang masih mempertahankan kehidupan dulu. Afrika mungkin bisa dibilang daerah yang paling lambat berkembang. Buktinya, hingga hari ini masih banyak ditemui suku-suku pedalaman di sana. Suku pedalaman ini masih membudayakan cara hidup orang dulu, termasuk tidak meninggalkan ritual-ritual yang menurut kita pasti mengerikan. Seperti berikut ini ada 5 ritual paling gila yang masih ada di suku afrika hingga kini!

1. Maasai Moran

Biasanya suku-suku kuno rutin memperingati momen-momen penting dalam hidup para anggotanya. Misalnya saja bocah-bocah yang sudah mulai tumbuh dewasa. Banyak suku-suku yang mengadakan ritual kedewasaan ini. Salah satunya suku Maasai di Kenya yang mengemas ritual menuju kedewasaan dengan cara ekstrem. Moran namanya, atau deskripsi panjangnya bisa diartikan melawan singa. Remaja-remaja Maasai yang sudah cukup umur harus melewati ritual satu ini. Mereka akan dikirim ke sebuah hutan untuk berlatih bertahan hidup atau survival. Tak hanya itu, mereka juga membawa misi penting yakni tanda kedewasaan dengan bertarung sampai mati melawan seekor singa. Susahnya ritual ini ditambah dengan modal senjata yang hanya berupa tombak sederhana.

2. Bertarung Sampai Mati Demi Mempelai Pengantin

Demi mendapatkan hati pujaan, cowok-cowok di Afrika rela untuk saling beradu fisik di atas ring pertandingan. Tentu saja pertandingan ini resmi dan berlangsung secara sportif di depan masyarakat. Biasanya pertarungan ini terpaksa dilakukan, jika wanita Afrika ketahuan memiliki cinta segitiga. Berbeda kalau mereka rela berbagi pacar maka tidak akan ada pertarungan. Namun bila kedua pacarnya tidak ada yang mau mengalah mereka akan bertarung sampai membuktikan siapa yang lebih kuat. Dan sang wanita mau tak mau harus menikah dengan sang pemenang, tragisnya dalam pertarungan ini tak jarang pihak yang kalah mengalami luka berat, cacat hingga meninggal dunia.

3. Berdansa dengan Mayat

Jika para keluarga di belahan dunia lain akan menangis serta meratapi almarmum yang telah meninggalkannya, berbanding terbalik dengan Madagaskar di Afrika. Setiap genap 5 atau 7 tahun sekali, para penduduk disana akan melakukan tradisi Famadihana, yakni mengeluarkan mayat dari dalam kubur kemudian mengarak jenazah tersebut keliling desa sambil menari dan bersorak gembira. Keluarga dan semua penduduk harus bersuka cita dalam perayaan menyeramkan tersebut, hal ini sebagai bentuk penghormatan serta simbol cinta kepada si almarhum.

4. Berbagi Istri untuk Sahabat lama

Tamu adalah raja terlebih jika tamu itu adalah sahabat lama dari desa seberang. Di wilayah Kenya, Afrika masih ada sekelompok suku pedalaman yang mempraktekkan tradisi aneh bertukar istri. Ketika seseorang bertamu ke rumahnya, mereka bukan hanya diperlakukan bak seorang Raja. Tapi dari makanan, pakaian sampai tempat tidur sudah dipersiapkan untuknya. Dan yang paling gila, istrinya sendiri juga dipersiapkan sebagai bonus menginap. Tanpa perlu repot-repot meminta, sang pria pemilik rumah akan menawari kepada tamunya apakah ia ingin meniduri istrinya. Dan ketika kunjungan balik nantinya, tamu tersebut juga akan memperlakukan hal yang sama untuknya. Untungnya praktek tukaran istri ini sudah semakin jarang sekarang, semenjak mereka mendapatkan penyuluhan akan bahaya penyakit menular akibat pergaulan seks bebas.

5. Merebus Makanan dari Bekas Air Jenazah

Tradisi mengerikan satu ini mungkin sangat menjijikkan bagi kita. Karena suku Chewa di Malawi mempunyai ritual upacara pemakaman yang sangat mengerikan yaitu ketika salah satu dari mereka ada yang meninggal dunia. Jenazah sang almarhum akan digorok lehernya sampai terbelah ke bagian punggung, kemudian mereka akan menuangkan air segar berkali-kali sampai sisa-sisa darah serta jeroan perut dapat dipastikan benar-benar keluar dan bersih. Air yang dipakai membasuh tersebut tentu saja dibiarkan tergenang, kemudian mereka menyaringnya dan dimasukkan kedalam wadah penggorengan untuk merebus makanan. Selanjutnya kamu bisa tebak, mereka akan sama-sama memakan makanan yang direbus dari air jenazah tersebut. Khasiat dari air jenazah ini sendiri diyakini dapat melindungi seluruh penduduk suku Chewa agar tidak diganggu oleh roh-roh jahat serta sebagai penolak bala.

itulah 5 tradisi aneh dari suku pedalaman di Afrika. Tradisi aneh sekaligus mengerikan ini sampai sekarang masih bisa kita temui. Alasannya mereka terpaksa melakukannya karena mereka takut kalau nggak menjalankan tradisi ini, mereka sendirilah atau keluarganya nanti akan menanggung kutukan maupun wabah penyakit mengerikan. Masih penasaran dengan ulasan ritual aneh para suku di pedalaman Afrika? Yuk simak selengkapnya divideo yang ada di halaman ini! (non)

REAKSI KAMU

EPIC
63
PECAH
6
SO SWEET
3
NICE TRY
9
HIKS
12