FAMOUS.ID - Akhir-akhir ini, media sosial dihebohkan dengan postingan seorang model asal Indonesia Dylan Sada yang menetap di Amerika Serikat. Dylan menjadi korban kekerasan sang kekasih bahkan karena hal itu membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit.

 

the only reason why im posting this is because I dont want anyone to go through this, suffer what I suffered. when the first physical abused happened I told him I want to leave him but i was verbally abused, i was scared. I had to lie to modeling jobs offers that I had an accident, fell and hurt my face. it happened again. i was pinned down, kneed and elbowed on the face so hard my tongue is cut. I was pulled by the hair so hard then slammed to the floor. I have a huge bump on my head I got a CT scan. domestic abuse happens in real life, if you are going though even only verbally abused, please leave her or him. i was a fool who was in love who thought he can change. im hurt and deeply heartbroken but im done hiding this pain. seek help, free yourself if you can. verbal abuse to me is worst than physical abuse, scars and bruises go away but the pain inside last forever.

A post shared by (@dylan_sada) on

Melalui postingannya ia juga mengatakan, bahwa kekerasan dalam rumah atau hubungan nyata adanya. Dan kalau ada yang mengalaminya walaupun hanya kekerasan verbal, dia menyarankan untuk cepat meninggalkan pasangannya. Buat kamu yang sudah terlanjur terjebak dalam hubungan nggak sehat ini, berikut ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk keluar dari abusive relationship!

1. Sadari kekerasan yang selama ini dialami

Faktanya, banyak orang yang mengalami kekerasan dalam pacaran, tapi semuanya menyadari bahwa dia sebenarnya adalah korban. Kebanyakan orang memilih untuk menerima aja perlakuan kasar pacarnya karena takut kehilangan, atau merasa yakin bisa mengubahnya. Ada banyak bentuk kekerasan yang mungkin terjadi, mulai dari kekerasan fisik seperti memukul, verbal berbicara kasar saat bertengkar, emosional, sampai seksual.

2. Kenali tanda-tanda awal dari kekerasan dalam pacaran

Nggak hanya harus tahu bentuk dari kekerasan, kamu juga wajib mengenali berbagai tanda awal dari kekerasan dalam pacaran. Dengan begitu kamu akan lebih waspada. Misalnya: Pasangan terlihat sangat agresif nggak bisa mengontrol emosinya, bahkan saat sedang bersama dengan kamu. Mood swing yang ekstrim juga bisa jadi pertanda, misalnya sebelumnya ia marahkemudian berubah seketika menjadi baik dan super romantis. Cenderung memaksa dan memanipulasi supaya kamu melakukan semua yang dia inginkan.

3. Cari teman bicara yang bisa dipercaya

Kalau kamu dan pasangan sedang dalam masalah atau bertengkar akibat sesuatu hal, carilah tempat untuk curhat. Mendengarkan pendapat dari orang lain bisa memberikan sudut pandang yang beda dan juga memberi solusi. Selain itu, jika ada orang yang mengetahui tentang hubungan nggak sehat ini, kalau suatu saat terjadi sesuatu hal yang nggak diinginkan, orang tersebut bisa kamu andalkan sebagai pertolongan pertama.

Kapan harus keluar dari hubungan berbahaya ini?

Kalau kamu tau atau bahkan mengalami salah satu atau lebih dari bentuk kekerasan di atas sebaiknya segera akhiri hubungan tersebut sebelum terlambat. Banyak korban nggak menyadari kalau mereka layak diperlakukan dengan hormat, dan karena itu nggak menuntut haknya. Hal yang paling penting adalah jangan mudah percaya saat dia melakukan hal-hal 'ekstrem' menjaga perdamaian atau menyelamatkan hubungan kalian yang sangat nggak sehat ini. (non)

Video Tips Lainnya:

5 Hal Ini yang Menyebabkan Kenapa Kamu Masih Sering di PHP
Kenali 3 Ciri Cowok Pemberi Harapan Palsu Sebelum Tertipu!
5 Pertanyaan Ini Akan Membuat Hubungan Kamu Semakin Langgeng
Bosen Ditanya Kapan Nikah? Jawab Dengan 5 Kalimat Super Ini!
Kenali 5 Tanda Si Dia Diam-Diam Jatuh Cinta Sama Kamu

 

REAKSI KAMU

EPIC
1
PECAH
0
SO SWEET
0
NICE TRY
0
HIKS
5